iklan

Labels

Thursday, December 5, 2019

Memahami Polymorphism



Konsep Polimorfisme (Polymorphism)

   Polymorphism merupakan salah satu konsep penting dalam object oriented programming (OOP) khususnya di bahasa pemrograman Java setelah abstraction dan inheritance. Polymorphism berarti banyak bentuk. Ada beberapa definisi berbeda tentang polymorphism yang berkaitan dengan pemrograman berorientasi obyek.


contoh code :


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
// Nama file : Polimorphism.java
// Contoh penerapan konsep polimorphism
public class Polimorphism {
   public static void main(String[ ] args) {
      cetakObyek(new Balok());
      cetakObyek(new PersegiPanjang());
      cetakObyek(new BangunDatar());
      cetakObyek(new Object());
   }
    
   public static void cetakObyek(Object obyek) {
      System.out.println(obyek);
   }
} // Akhir kelas Polimorphism
class Balok extends PersegiPanjang {
   public String toString() {
      return "Mempunyai sisi panjang, lebar dan tinggi";
   }
}
class PersegiPanjang extends BangunDatar {
   public String toString() {
      return "Mempunyai sisi panjang dan lebar";
   }
}
class BangunDatar extends Object {
   public String toString() {
      return "Mempunyai berbagai bentuk";
   }
}
Penjelasan :



  Baris nomor 14 -16 adalah deklarasi metoda cetakObyek yang mempunyai satu parameter dengan tipe kelas Object. Kelas Object merupakan akar dari semua kelas di Java. Langsung maupun tidak langsung, semua kelas di Java merupakan turunan dari kelas Object. Anda dapat memanggil atau menggunakan metoda cetakObyek dengan argumen berupa obyek yang dibuat dari kelas turunan superclass Object.

  Ketika metoda cetakObyek dipanggil (baris nomor 8 – 11), argumen obyek akan diminta. obyek yang berfungsi sebagai argumen metoda dapat berupa obyek yang merupakan kelas turunan dari kelas Object yaitu kelas BangunDatar, kelas PersegiPanjang maupun kelas Balok. Masing-masing kelas turunan mendeklarasikan ulang metoda toString yang mempunyai implementasi berbeda. Java Virtual Machine (JVM) akan menentukan secara dinamis implementasi metode toString yang digunakan saat program dijalankan. Kemampuan menentukan secara dinamis ini disebut dengan dynamic binding.

 Dari gambaran program di atas, apabila argumen parameter sebuah metoda adalah tipe superclass, maka argumen metoda yang diberikan dapat berupa tipe dari subclass-nya. Kemampuan seperti inilah yang dimaksud dengan polymorphism. Dari gambaran tersebut, dapat didefinisikan kembali bahwa polymorphism adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang berbeda dengan cara yang sama. Pemberian obyek dari subclass ke obyek dari superclass dapat dilakukan tanpa perlu melakukan konversi.

0 comments:

Post a Comment